Buku ini membantu kita untuk mengetahui lebih dalam perihal "impian" melalui tiga pokok pembahasan. Pertama, mengetahui dengan jelas apa yang menjadi impian kita, kedua, memiliki keyakinan atas impian tersebut, dan ketiga, langkah-langkah yang perlu dikerjakan untuk mewujudkannya.
Mengapa Ada Sedih di Bumi? merupakan sebuah kumpulan tulisan dan pesan untuk kita yang (terpaksa) tinggal di bumi.
Buku ini memberikan pengetahuan tahap demi tahap bagaimana agar pesan kita mampu menembus G-spot target audience. Buku ini cocok digunakan bagi praktisi komunikasi, mahasiswa, atau siswa sebagai referensi.
Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya kau bertemu dengan satu orang yang mengubah hidupmu untuk selamanya. Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya kau terluka dan kehilangan pegangan.
Novel ini menceritakan Faris yang punya kepekaan luar biasa dibanding remaja sebayanya.. Selain taat beribadah, dia juga hormat kepada orangtua dan orang-orang tua di sekitarnya. Cerita dalam buku ini diceritakan dalam bahasa yang sederhana dan tidak formal.
Buku ini menceritakan tentang orang Mars bertemu dengan orang Venus. Mereka jatuh cinta dan menjalin hubungan yang membahagiakan karena mereka saling menghormati dan menerima perbedaan
Buku ini akan memberikan pengetahuan tentang bagaimana cara menyelesaikan masalah, kepribadian, sifat, dan bakat terpendam yang kita miliki. Tidak hanya kepribadian diri sendiri, kita juga dapat mengetahui kepribadian orang lain dari cara yang dijelaskan dalam buku ini.
Novel ini merupakan novel cinematic thriller dan menceritakan tentang seseorang bersama kawannya terdampar di sebuah pulau terpencil. Kemudian mereka menemui sesuatu yang ganas, mengerikan, dan haus darah. Keberadaan mereka menjadi terancam.
Novel ini menceritakan Hafiz yang tak bisa terima bahwa Kakeknya melarang untuk sekolah. Kakeknya, guru Alimuddin, yang mengasuh Hafiz setelah orangtua anak itu meninggal, ingin cucunya fokus menghafal Al-Quran. Padahal Hafiz ingin bersekolah seperti Jidan, Nur, Mahmud, dan Riski. Ia juga ingin menjadi dokter seperti Pak Dokter di Puskesmas.