Canva merupakan seorang anak dari keluarga yang berkecukupan. Namun, ia memiliki kedua orangtua yang sibuk dalam urusan yang bahkan Canva sendiri gak tau apa. Sehingga, Canva hampir tidak pernah bertemu oleh keduanya. Bahkan saat dia masih berumur 5 tahun dia pernah ditinggal keluar negeri oleh orang tuanya diawali dengan kepergian bapaknya lalu disusul kepergian ibunya.
Ini adalah kisah tentang berdamai dengan masa lalu, pahit-getir perjalanan, bertemu dengan hal-hal baru dan menakjubkan, untuk kemudian menyaksikan seberapa besar harga yang dia dapatkan dari sebuah percaya.
Ini adalah sebuah cerita tentang perjuangan seorang gadis yang ingin membebaskan kekasihnya dari tuduhan tak masuk akal. Sebuah kasus pembunuhan keji terendus, dan menyebabkan korban lainnya berjatuhan bak pembunuhan berantai. Dengan bantuan seorang detektif andal, akankan dia bertahan dengan tekadnya untuk menemukan pelaku sebenarnya? Atau dia harus menyerah dengan keadaan yang membuatnya terj…
Buku ini berisi kenangan, tanda duka, dan hal-hal lain yang tak terucapkan atas kepergian seniman Ane Matahari
Semua anak yang tinggal di rumah itu mengakhiri hidup mereka sendiri.
Hidup Vira hancur ketika ayahnya dituduh korupsi dan harus dipenjara. Mendadak Vira kehilangan harta benda, kedudukannya sebagai ketua geng The Roses, teman-teman, pacar, bahkan dia dikeluarkan dari sekolahnya, SMA Altavia, SMA paling elite di Bandung. Akibatnya, Vira jadi mogok hidup, juga mogok main basket yang sebetulnya merupakan "hidupnya". Dia merasa tidak ada gunanya punya teman lagi, ka…
Tessa Goh bermimpi untuk menjadi seorang penulis. Namun, dia cukup bersyukur bisa menjadi seorang resipsionis di sebuah klinik kecantikan, melayani wanita-wanita kelas atas di Bangsar.
Dimata orang, Areksa Dirgantara merupakan sosok cowok tampan, bijaksana, keras, sekaligus menakutkan. Ia juga ketua OSIS di SMA TARUNA BAKTI sekaligus wakil ketua dari DIAMOND GANG.
Buku ini tentang kisah pengalaman dan cerita orang-orang di Eropa.
Para pengajar dan peminat sastra umumnya menganggap bahwa pengajaran kesusastraan Indonesia di sekolah menengah kurang memuaskan. Maka dari itu buku Bimbingan Apresiasi Drama ini ditulis sebagai langkah pertama dengan segala kekurangan yang terdapat di dalamnya.