Buku ini menceritakan tentang Lusi dan keluarganya berkunjung ke rumah sepupunya Sandra yang dekat dengan perkebunan teh. Selain menikmati udara sejuknya, ternyata Lusi punya misi lain. Tepat tengah malam Lusi mengajak Sandra pergi ke kebun teh.
Tidak ada seorangpun yang dapat mengetahui sebelumnya, bagaimana dan kapan iman itu akan datang dan memasuki hati atau jiwanya.
Buku ini merupakan terjemahan dari naskah al-Kaba'ir asli milik adz-Dzahabi, yang tidak ditambah dan dikurangi, dan hanya berdasarkan Al-Qur'an dan as-Sunnah yang shahih.