Buku ini mengajak orangtua untuk tidak memakai standar yang dulu pernah diperolehnya, yang bisa memaksa dan 'menitip' apa yang ingin dicapai orangtua pada anaknya.
Buku ini menceritakan tentang Lusi dan keluarganya berkunjung ke rumah sepupunya Sandra yang dekat dengan perkebunan teh. Selain menikmati udara sejuknya, ternyata Lusi punya misi lain. Tepat tengah malam Lusi mengajak Sandra pergi ke kebun teh.
Sederhana saja. Bukannya kita tidak ingin berbuat lebih baik dan hidup lebih baik pula. Kita selalu melakukannya. Namun kadang kita tidak tahu bagaimana caranya menuju ke sana. Dan dengan semakin bertambah usia, siapa pun ingin menjalani kehidupan yang lebih bahagia dan lebih damai. Untuk berdamai dengan masa lalu, kita harus sengaja melakukannya. Kita harus memiliki niat untuk melepaskan ke…
Buku ini membahas banyak tentang bagaimana seharusnya kita berpikir dan bertindak ketika mengalami quarter-life crisis. Harapannya, pembaca bisa memahami apa yang sedang terjadi pada dirinya, berpikir lebih jernih dalam mengambil keputusan masa depan, dan lebih terinspirasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik saat berhasil melewati periode quarter-life crisis mereka.